Showing posts with label telur. Show all posts
Showing posts with label telur. Show all posts

Telur Bisa Bikin Pikun


Apakah benar bisa bikin pikun?
Langsung simak saja berita lengkapnya dibawah.

Disuatu siang yang begitu membahana di kota khatulistiwa yang tercinta. Siang itu kulihat emak sedang merebus telur ayam. Ada dua jenis telur, satu telur ayam biasa dan satunya telur ayam kampung. Telur ayam kampung sedikit lebih kecil.

"Mak.. Nanti kame' bawa telok rebos ye" Kataku dengan nada yang begitu syahdu..
"Ibu.. Nanti saya bawa telur ya" <- Bahasa Indonesianya

"Bawalah,, sebuti jak ye.." Emak senyum sambil bersenda guraw.
"Bawa saja, satu butir saja ya.. " <- Bahasa Halusnya

"kedekot eee gak emak ni.." kataku dengan cetus macun. (aku mulai minjijikan)
TAK ADA DALAM KAMUS BAHASA INDONESIA.

Aku sudah pesan dengan emak telur rebus untuk ku bawa ketempat kerja.

Aku bergegas mandi untuk berangkat kerja. Setelah selesai mandi sambil berkemban handuk dipinggangku. Tiba-tiba emak teriak.."Gus emak lupa, udah emak kupa teloknye, sisa telok ayam kampong ni yang belum dikupa".
Spontan aku pun menjawab.. "Iye mak ndak ape,, telok ayam kampong jak,,"

Setelah aku merebahkan handuk dan telah menggunakan pakaian. Eh ternyata telur ayam kampungpun lepas dari cangkang. Ya, jadi semuanya digoreng sama emak. "Emak lupa gus, tapi kalau mau emak rebuskan telur lagi ni".
"Udahlah mak, kame bawa yang digoreng jak". aku tidak ingin terlalu merepotkan emak..

Lalu kutinggalkan lagi emak untuk benar-benar siap berangkat kerja.

Kemudian emakpun bilang lagi.."Maafkan emak ye gus, udah emak sambal dah telur rebusnye,"
Akupun menjawab.. "Ndak apelah mak"
hahaha.. emak pun tertawa, heran dengan kepikunannya.."Kok bise ye"
"hahahaha" akupun ikut tertawa..
"bise emak ye sampai tiga kali lupany" seakan-akan aku memfonis emak yang pikun..

Setelah selesai emak ngebungkus telur rebus ayamkampung yang telah digoreng dan disambal.
"nih gus, teloknye. udahlah emak ni pikun jangan lupa kau bawa"
"iye mak"

Sesampainya aku ditempat kerja. Aku senyum-senyum sendiri, lucu emak dirumah tadi. Lalu ingat pesan emakku tadi. Ternyata telurnya ketinggalan dirumah.. asem...

Ini semua salah telur...

Walaupun emak sering lupa dan khilaf tapi emak ndak pernah menjerumskan anaknye untuk mengikuti sikap yang tidak patut untuk di ikuti. Oke sekian dari pada basi ceritanya..

Wassalam